Reueus Bandung

Sumber gambar: jabartoday.com

Bandung Creative City Forum (BCCF) atau Perkumpulan Komunitas Kreatif Kota Bandung adalah  sebuah forum dan organisasi lintas komunitas kreatif yang didirikan pada tanggal 21 Desember 2008. BCCF bertujuan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat pada umumnya dan komunitas kreatif di Kota Bandung pada khususnya. Menurut Kang Fiki, Direktur Program BCCF, kegiatan BCCF dilandaskan pada tiga pilar, yaitu kreativitas, infrastruktur, dan ekonomi. BCCF berupaya mengembangkan ekonomi kreatif di Kota Bandung melalui pendidikan berbasis kreativitas serta perencanaan dan perbaikan infrastruktur kota demi menahbiskan kota Bandung sebagai kota kreatif yang siap berkolaborasi sekaligus berkompetisi secara global.

Selengkapnya

#CC10

Logo CC#10 (CC-BY). Digubah dari ciptaan Elliot Harmon (CC-BY)

Sepuluh tahun yang lalu, pada tanggal 16 Desember 2002, Creative Commons (CC) meluncurkan himpunan lisensi hak cipta pertamanya. Lisensi-lisensi ini memungkinkan pemilik ciptaan dengan mudah menyampaikan kepada orang lain bahwa ciptaan mereka bebas untuk diperbanyak atau digunakan dengan cara lain sesuai dengan ketentuan tertentu. Dengan lisensi CC, pemilik ciptaan dapat menyatakan pilihan tentang apa yang dapat dilakukan terhadap ciptaan tersebut: perlu diatribusikan, perlu disebarkan dengan lisensi serupa, boleh dikomersialkan, dan/atau boleh digubah. Keluwesan untuk memilih hak-hak apa yang ingin dipertahankan ini tidak diberikan oleh hak cipta tradisional yang mempertahankan semua hak dan melarang semua bentuk pengumuman dan perbanyakan ciptaan. Lisensi CC menawarkan istilah some rights reserved (beberapa hak dipertahankan) sebagai alternatif terhadap konsep all rights reserved (semua hak dipertahankan) hak cipta tradisional.

Selengkapnya

Menata Kata, Menyunting Bahasa

Foto bersama para peserta. Kredit foto: Forum Bahasa Media Massa

Pada awal November, saat Mbak Moni meminta saya untuk menjadi pembicara pada lokakarya untuk para editor Penerbit Mizan, saya agak gentar. “Bu Sofia Mansoor (Nifi) atau Mas Bambang Trim saja, Mbak,” jawab saya waktu itu. Saya merasa bahwa ilmu penyuntingan saya masih sangat dangkal bila dibandingkan dengan dua guru saya tersebut. Namun, ternyata yang diharapkan dari saya adalah pembahasan tentang kiat-kiat mencari padanan istilah di internet, topik yang memang sangat saya minati. Permintaan tersebut saya sanggupi dan lokakarya Menata Kata, Menyunting Bahasa akhirnya dilaksanakan pada tanggal 7 Desember 2012 di Hotel Yehezkiel Bandung dengan empat pembicara, yaitu Hernowo Hasyim, T.D. Asmadi, Dendy Sugono, dan saya sendiri.

Selengkapnya

Kemah Bahasa

Logo sumber pembelajaran terbuka. Sumber gambar: Wikimedia Commons

Pada tanggal 6–7 Desember 2012 yang lalu, Departemen Ilmu Komunikasi FISIP UI menyelenggarakan IndoICC (Indonesian International Conference on Communications, Konferensi Internasional Komunikasi Indonesia) 2012. Bersamaan dengan itu, Wikimedia Australia menyelenggarakan LangCamp 2012 (Kemah Bahasa 2012), yaitu diskusi dan lokakarya yang bertujuan untuk mengembangkan wiki dalam bahasa pribumi (indigenous languages) Indonesia dan Australia yang dihadiri oleh akademisi dan praktisi dari kedua negara. Acara ini dibagi ke dalam dua alur (stream), yaitu alur bahasa pribumi dan sumber pembelajaran terbuka (OER).

Selengkapnya

Alat manajemen terpopuler

Sumber gambar: Bain & Company

Sejak tahun 1993, Bain & Company, salah satu perusahaan konsultan manajemen prestisius di dunia, melakukan survei berkala terhadap ribuan eksekutif di dunia untuk mengetahui prioritas mereka dan alat yang mereka gunakan untuk membantu pelaksanaan prioritas tersebut. Hasil survei terakhir yang mereka lakukan pada tahun 2010 telah diterbitkan pada tanggal 11 Mei 2011 dengan tajuk Management Tools & Trends 2011. Laporan ini mencantumkan sepuluh alat manajemen terpopuler berdasarkan hasil survei yang mereka lakukan. Kesepuluh alat manajemen tersebut adalah: Selengkapnya