Tahap perancangan kuesioner

Dalam pengumpulan data primer dengan menggunakan kuesioner, pertanyaan sama pentingnya dengan jawaban/tanggapan. Pertanyaan yang salah dapat menyebabkan jawaban yang tidak diinginkan. Pertanyaan yang ambigu atau tidak jelas dapat menyebabkan jawaban yang tidak tepat. Pertanyaan yang bersifat pribadi, bila diajukan dengan tidak tepat, dapat menyebabkan keengganan untuk menjawab. Pertanyaan yang bias, dapat menyebabkan jawaban yang terarah atau tidak netral.

Selengkapnya

Pedoman selera risiko dan toleransi risiko dari Institute of Risk Management (IRM)

Institute of Risk Management (IRM), suatu lembaga pendidikan manajemen risiko yang berbasis di London, telah menerbitkan suatu pedoman tentang selera risiko (risk appetite) dan toleransi risiko (risk tolerance) pada bulan September 2011 [1]. ISO 31000 mendefinisikan selera risiko sebagai “(the) amount and type of risk that an organization is prepared to pursue, retain or take” (besaran dan jenis risiko yang bersedia dijalankan, diambil, atau diterima suatu organisasi). [2]

Selengkapnya

PT (Persero) Tbk

Gambar: Kure, Wikimedia Commons

Seperti layaknya nama orang, nama perusahaan adalah suatu identitas yang seyogianya ditulis secara seragam karena merujuk pada suatu entitas yang unik. Sayangnya, cara penulisan nama resmi perusahaan di Indonesia tampaknya belum seragam dan kerap menimbulkan kebingungan. Bagaimana cara menulis singkatan “perseroan terbatas”, “Persero”, dan singkatan “Terbuka”? Apa rujukannya?

Selengkapnya

Diskusi kelompok terarah

Diskusi kelompok terarah (DKT) atau focus group discussion (FGD) pada dasarnya adalah wawancara yang dilaksanakan dalam kelompok untuk mengumpulkan informasi dari berbagai sudut pandang. Ada tiga hal yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan FGD, yaitu (1) jumlah peserta optimum berkisar antara 5 hingga 10 orang, (2) para peserta sebaiknya memiliki karakteristik yang hampir sama atau homogen, serta (3) dinamika kelompok perlu dikembangkan.

Selengkapnya