Pedoman Manajemen Risiko Berbasis Governance dari KNKG

Sebagai badan bentukan pemerintah yang bertujuan untuk mendorong penerapan tata kelola perusahaan (GCG) dalam sektor korporasi dan publik di Indonesia, Komite Nasional Kebijakan Governance (KNKG) berkepentingan terhadap penerapan manajemen risiko di Indonesia. Hal ini tecermin dalam Pedoman Umum Good Corporate Governance Indonesia yang diterbitkan KNKG pada tahun 2006 yang memuat beberapa landasan tentang manajemen risiko yang terkait dengan GCG. Pada tanggal 21 Juni 2011, KNKG mengembangkan pedoman manajemen risiko mereka dengan menerbitkan Draf Pedoman Manajemen Risiko Berbasis Governance.

Selengkapnya

Membandingkan dua kolom pada Excel

Bila kita memiliki dua kolom berisi daftar pada Excel dan ingin membandingkan kedua kolom itu untuk mencari mana data (baris) yang cocok (matched) dan mana yang tidak (unmatched), kita dapat memanfaatkan fungsi COUNTIF. Pada berkas terlampir, saya memberi contoh dua kolom yang masing-masing berisi daftar 20 kota terbesar di Indonesia (kolom A) dan kota di Jawa Barat (kolom B).

Selengkapnya

Pembahasan manajemen risiko dalam Pedoman Umum GCG Indonesia KNKG 2006

Komite Nasional Kebijakan Governance (KNKG) yang didirikan pada tanggal 30 November 2004 berdasarkan keputusan Menko Perekonomian nomor KEP/49/M.EKON/11/2004 merupakan suatu badan bentukan pemerintah yang bertujuan untuk mendorong penerapan tata kelola perusahaan (GCG) dalam sektor korporasi dan publik di Indonesia. Sejak pendiriannya, KNKG telah melahirkan beberapa pedoman yang terkait dengan GCG, termasuk Pedoman Umum Good Corporate Governance Indonesia yang terbit pada tahun 2006. Pedoman ini ditujukan sebagai acuan untuk semua perusahaan di Indonesia, baik tertutup maupun terbuka, serta memuat pedoman penerapan berbagai aspek yang terkait dengan GCG, termasuk manajemen risiko.

Selengkapnya

Alat dan teknik penilaian risiko

Seperti telah kita ketahui, ISO 31010 yang terbit pada tahun 2009 memuat daftar dan penjelasan tentang berbagai alat dan teknik penilaian risiko (risk assessment) yang dapat dipakai dalam manajemen risiko. Standar ini merupakan pendukung ISO 31000 dan memuat 31 alat dan teknik penilaian risiko berikut anjuran penerapannya baik dalam identifikasi, analisis, maupun evaluasi risiko. Berikut terlampir daftar tersebut dengan kecocokan penerapannya dalam tiap tahap proses manajemen risiko.

Selengkapnya

Tripilar

Tripilar (three pillarstriple bottom line, TBL) adalah suatu konsep dalam manajemen yang menyatakan bahwa perusahaan harus memperhatikan tiga pilar atau elemen dalam upaya menjaga kelestarian (sustainability) perusahaan. Istilah ini pertama kali dicetuskan oleh John Elkington dalam bukunya Cannibals with Forks: the Triple Bottom Line of 21st Century Business (1997) dengan singkatan 3P (peopleplanetprofit) yang menggambarkan tiga ukuran–sosial (people), lingkungan (planet), dan ekonomi (profit)–yang digunakan untuk mengukur kinerja perusahaan secara utuh. Konsep tripilar ini sejalan dengan konsep balanced scorecard dari Kaplan & Norton (1992) dan kerap digunakan dalam kampanye tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).