Khalayak Bahasa

tanja bahasaMengapa Anda harus diawali dengan huruf kapital? Kapan pun ditulis serangkai? Mengapa p pada mempunyai dan k pada mengkaji tidak luluh? Pertanyaan-pertanyaan semacam itu menghantui benak saya saat kembali mempelajari bahasa Indonesia. Ternyata, bukan saya saja yang mempertanyakan berbagai hal seputar kebahasaan tersebut. Rekan-rekan di Twitter pun kerap menanyakan hal  serupa berulang-ulang. Hal itulah yang mendorong lahirnya Tanja Bahasa (TB) pada awal tahun 2012.

Selengkapnya