Khalayak Bahasa

tanja bahasaMengapa Anda harus diawali dengan huruf kapital? Kapan pun ditulis serangkai? Mengapa p pada mempunyai dan k pada mengkaji tidak luluh? Pertanyaan-pertanyaan semacam itu menghantui benak saya saat kembali mempelajari bahasa Indonesia. Ternyata, bukan saya saja yang mempertanyakan berbagai hal seputar kebahasaan tersebut. Rekan-rekan di Twitter pun kerap menanyakan hal  serupa berulang-ulang. Hal itulah yang mendorong lahirnya Tanja Bahasa (TB) pada awal tahun 2012.

Selengkapnya

Urun daya

Catatan: Judul asli tulisan ini adalah “daya khalayak”, sesuai dengan usul awal saya. Urun rembuk pada beberapa media sosial melahirkan istilah baru “urun daya” dari @donnybu yang dapat lebih diterima. Tulisan ini dipertahankan sebagai arsip proses pengalihbahasaan istilah.

Crowdsourcing merupakan leburan (portmanteau) dari crowd dan sourcing dengan analogi dari outsourcing. Istilah bahasa Inggris ini diperkenalkan oleh Jeff Howe melalui tulisan “The Rise of Crowdsourcing” pada majalah Wired Juni 2006. Sebagai Wikipediawan, istilah ini tidak asing bagi saya karena apa yang kami lakukan di Wikipedia merupakan salah satu bentuk crowdsourcing.

Selepas Pilpres 2014, istilah crowdsourcing marak digunakan di Indonesia untuk merujuk kepada berbagai prakarsa penghitungan suara. Sebagai suatu neologisme, banyak orang belum memahami makna istilah ini dan bahkan menganggap konsep crowdsourcing tidak masuk akal. Mungkin bila kita pakai bahasa kita sendiri, konsep ini bisa lebih diterima. Jadi, apa padanan bahasa Indonesia untuk crowdsourcing?

Selengkapnya

Masak.tv

MasakTVMeski pernah lama menjadi anak kos, keterampilan memasak saya terbatas. Selain mi rebus, saya hanya bisa memasak nasi goreng dan telur mata sapi. Oleh karena itu, saya agak ngeri saat diundang oleh Masak.tv untuk menjadi tamu dalam webisode (!) mereka. “Tenang, nanti chef kami yang akan menyiapkan masakan. Da Ivan cukup membantu prosesnya,” kata Rezi dari Masak.tv yang mengundang saya. Jadilah akhirnya saya bertandang ke studio mereka pada hari Minggu, 6 Januari 2013, kemarin bersama Arka, anak saya. Koki Tirta Pane sudah menyiapkan resep bistik lidah untuk kami masak siang itu. Loh, kok bisa pas? Lidah sapi memang masakan kegemaran Arka.

Selengkapnya

Reueus Bandung

Sumber gambar: jabartoday.com

Bandung Creative City Forum (BCCF) atau Perkumpulan Komunitas Kreatif Kota Bandung adalah  sebuah forum dan organisasi lintas komunitas kreatif yang didirikan pada tanggal 21 Desember 2008. BCCF bertujuan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat pada umumnya dan komunitas kreatif di Kota Bandung pada khususnya. Menurut Kang Fiki, Direktur Program BCCF, kegiatan BCCF dilandaskan pada tiga pilar, yaitu kreativitas, infrastruktur, dan ekonomi. BCCF berupaya mengembangkan ekonomi kreatif di Kota Bandung melalui pendidikan berbasis kreativitas serta perencanaan dan perbaikan infrastruktur kota demi menahbiskan kota Bandung sebagai kota kreatif yang siap berkolaborasi sekaligus berkompetisi secara global.

Selengkapnya

#CC10

Logo CC#10 (CC-BY). Digubah dari ciptaan Elliot Harmon (CC-BY)

Sepuluh tahun yang lalu, pada tanggal 16 Desember 2002, Creative Commons (CC) meluncurkan himpunan lisensi hak cipta pertamanya. Lisensi-lisensi ini memungkinkan pemilik ciptaan dengan mudah menyampaikan kepada orang lain bahwa ciptaan mereka bebas untuk diperbanyak atau digunakan dengan cara lain sesuai dengan ketentuan tertentu. Dengan lisensi CC, pemilik ciptaan dapat menyatakan pilihan tentang apa yang dapat dilakukan terhadap ciptaan tersebut: perlu diatribusikan, perlu disebarkan dengan lisensi serupa, boleh dikomersialkan, dan/atau boleh digubah. Keluwesan untuk memilih hak-hak apa yang ingin dipertahankan ini tidak diberikan oleh hak cipta tradisional yang mempertahankan semua hak dan melarang semua bentuk pengumuman dan perbanyakan ciptaan. Lisensi CC menawarkan istilah some rights reserved (beberapa hak dipertahankan) sebagai alternatif terhadap konsep all rights reserved (semua hak dipertahankan) hak cipta tradisional.

Selengkapnya