Observasi

Sebagai metode pengumpulan data, observasi atau pengamatan adalah proses melihat, mengamati, mencermati, dan merekam perilaku secara sistematis untuk suatu tujuan tertentu. Inti pokok observasi adalah adanya “perilaku” yang tampak dan “tujuan” yang ingin dicapai dari observasi tersebut. Tujuan observasi adalah untuk mendeskripsikan lingkungan yang diamati, aktivitas yang berlangsung, individu yang terlibat beserta aktivitas dan perilaku mereka dalam lingkungan, serta makna kejadian berdasarkan perspektif individu yang terlibat tersebut.

Selengkapnya

Mengelola perjalanan strategi perusahaan

Bradley, Bryan, & Smit (2012) menyatakan bahwa diskusi strategis reguler yang melibatkan banyak eksekutif senior dapat membantu perusahaan untuk beradaptasi terhadap ketidakpastian. Meskipun masih merupakan pemicu utama keputusan strategis (44% dari 2.135 responden), keefektifan proses perencanaan strategi tahunan mulai dipertanyakan. Para penulis menyarankan peningkatan waktu untuk dialog strategis hingga paling tidak menyamai waktu yang dihabiskan untuk melakukan kegiatan operasional. Rapat selama 2–4 jam setiap minggu atau setiap dua minggu mengenai masalah strategis perlu dilakukan oleh perusahaan. Perhatian terhadap masalah strategi semacam ini memungkinkan untuk (1) menetapkan aspirasi dan arah, (2) mengembangkan proses strategi terperinci yang berkelanjutan, serta (3) mengubah strategi menjadi realitas operasi.

Selengkapnya

ISO 27005:2008 – Information security risk management

ISO/IEC 27005 adalah anggota keluarga standar ISO/IEC 27000 tentang keamanan informasi yang mengatur tentang manajemen risiko dalam keamanan informasi. Standar ini dikeluarkan pertama kali oleh ISO pada tahun 2008 dan diperbarui pada tahun 2011.

Bagan proses ISO 27005 sangat mirip dengan proses pada ISO 31000. Perbedaannya adalah adanya titik pengambilan keputusan eksplisit pada ISO 27005 tentang apakah suatu risiko diterima/tidak.

Selengkapnya

Metode pengumpulan data proyek

Proyek-proyek yang kita lakukan umumnya dilakukan dengan penelitian atau pengkajian kualitatif. Inti dari jenis pengkajian ini adalah “memahami”, sebagai lawan dari “membuktikan” pada pengkajian kuantitatif. Pada pengkajian kualitatif, data yang dikumpulkan berbentuk kalimat atau narasi dari subjek atau responden yang selanjutnya akan dianalisis dan diolah untuk menjawab tujuan proyek. Untuk melakukan pengumpulan data kualitatif, ada tiga metode yang lazim dilakukan, yaitu: Selengkapnya