Onim

Onim

Akhiran -onym dalam bahasa Inggris umumnya digunakan untuk menyebut kelompok kata tertentu atau hubungan antarkata. Akhiran ini diambil dari bahasa Yunani onoma yang berarti “nama” atau “kata”. Bahasa Indonesia menyerap akhiran ini menjadi -onim. KBBI III mencantumkan tiga belas lema berakhiran -onim, antara lain akronim dan sinonim.


Berikut daftar kata berakhiran -onim dalam KBBI III:

  1. akronim: kependekan yang berupa gabungan huruf atau suku kata atau bagian lain yang ditulis dan dilafalkan sebagai kata yang wajar, misal mayjen (mayor jenderal), rudal (peluru kendali), dan sidak (inspeksi mendadak)
  2. alonim: varian dari nama, misal Dullah adalah alonim dari Abdullah
  3. anonim: tanpa nama; tidak beridentitas; awanama
  4. antonim: kata yang berlawanan makna dengan kata lain, misal cepat merupakan antonim lambat
  5. eponim: kata atau nama yang dibentuk menurut nama orang, misal srikandi (nama istri Arjuna dalam kisah wayang) untuk menyebut atlet wanita
  6. heteronim: salah satu dari dua kata atau lebih yang dieja sama, tetapi bermakna atau berlafal lain, mis. bisa (heteronim makna) dan apel (heteronim lafal)
  7. hiponim: hubungan antara makna spesifik dan makna generik atau antara anggota taksonomi dan nama taksonomi, misal kucing, anjing, kambing disebut hiponim dari hewan
  8. homonim: kata yang sama lafal dan ejaannya, tetapi berbeda maknanya karena berasal dari sumber yang berlainan, misal hak pada hak asasi dan hak sepatu
  9. matronim: nama yang dimiliki orang berdasarkan nama ibunya, misal Kaunteya berarti anak laki-laki dari Kunti (dalam cerita Mahabharata)
  10. paronim: kata yang bentuknya sama dengan kata seasal dalam bahasa lain, misal mahal dalam bahasa Tagalog dan bahasa Indonesia
  11. pseudonim: nama yang digunakan seseorang, seperti penulis, pengarang untuk menyembunyikan identitas sebenarnya; nama samaran
  12. sinonim: bentuk bahasa yang maknanya mirip atau sama dengan bentuk bahasa lain, misal kualitas dan mutu
  13. teknonim: nama ayah atau ibu berdasarkan nama anaknya

Selain kata-kata yang sudah diserap “resmi” oleh KBBI tersebut, ada beberapa -onim lain dalam bahasa Inggris yang perlu ditambahkan ke dalam bahasa Indonesia. Berikut beberapa di antaranya:

  1. hiperonim (Ing: hyperonym): kata yang memiliki makna lebih generik dari kata lain; lawan dari hiponim, misal hewan adalah hiperonim dari kucing.
  2. holonim (Ing: holonym): kata yang menamai bagian yang besar yang disusun oleh kata lain sebagai bagian; lawan dari meronim, misal kepala adalah holonim dari mata dan hidung.
  3. meronim (Ing: meronym): kata yang menamai bagian dari sesuatu yang lebih besar; lawan dari holonim, misal mata dan hidung adalah meronim dari kepala.
  4. tautonim (Ing: tautonym): kata yang terdiri atas dua bagian identik, misal yoyo. Catatan: KBBI sudah mencantumkan kata tautonimi.
  5. toponim (Ing: toponym): nama tempat, misal Tanjungpriok dan Bandarlampung. Catatan: KBBI sudah mencantukan kata toponimi.

Daftar lebih lengkap kata bahasa Inggris berakhiran -onym dapat dilihat di Wikipedia, Nym Words, atau Onyms.

Tinggalkan Balasan