Balanced scorecard

Sumber gambar: businessballs.com

Balanced scorecard (BSC), atau diterjemahkan menjadi kartu skor berimbang (KSB), adalah suatu alat dalam manajemen strategis yang dapat digunakan untuk menilai kinerja suatu perusahaan. BSC menerjemahkan visi dan misi perusahaan menjadi seperangkat sasaran dan ukuran kinerja yang dapat dikuantifikasikan. Ukuran tersebut umumnya dikelompokkan menjadi 4 perspektif, yaitu: Selengkapnya

Data, informasi, pengetahuan, dan kearifan

Di dalam manajemen pengetahuan dikenal konsep DIKW yang membedakan makna istilah data (D), informasi (I, information), pengetahuan (K, knowledge), dan kearifan (W, wisdom). Data adalah fakta atau simbol dalam bentuk yang paling dasar. Informasi adalah data yang telah diproses atau dihubungkan untuk menyampaikan suatu makna. Pengetahuan adalah kumpulan informasi dalam suatu bidang yang telah dipahami, biasanya melalui pendidikan atau pengalaman. Kearifan adalah pengetahuan mendalam yang diterapkan.

Selengkapnya

Observasi

Sebagai metode pengumpulan data, observasi atau pengamatan adalah proses melihat, mengamati, mencermati, dan merekam perilaku secara sistematis untuk suatu tujuan tertentu. Inti pokok observasi adalah adanya “perilaku” yang tampak dan “tujuan” yang ingin dicapai dari observasi tersebut. Tujuan observasi adalah untuk mendeskripsikan lingkungan yang diamati, aktivitas yang berlangsung, individu yang terlibat beserta aktivitas dan perilaku mereka dalam lingkungan, serta makna kejadian berdasarkan perspektif individu yang terlibat tersebut.

Selengkapnya

Membersihkan berkas MS Word dari “Track Changes” dan komentar

Fitur pelacakan perubahan (Track Changes) pada aplikasi Microsoft Word sangat berguna saat meninjau suatu dokumen. Namun, setelah dokumen diperiksa dan akan diserahkan kepada klien, semua pelacakan perubahan dan komentar yang ada pada dokumen biasanya harus dihapus agar dokumen yang diterima klien bersih dan profesional. Bila perubahan dan komentar yang diberikan pada suatu dokumen cukup banyak, proses “pembersihan” ini akan memakan waktu lama untuk dilakukan satu per satu. Berikut kiat untuk melakukannya dengan cepat: Selengkapnya

Mengelola perjalanan strategi perusahaan

Bradley, Bryan, & Smit (2012) menyatakan bahwa diskusi strategis reguler yang melibatkan banyak eksekutif senior dapat membantu perusahaan untuk beradaptasi terhadap ketidakpastian. Meskipun masih merupakan pemicu utama keputusan strategis (44% dari 2.135 responden), keefektifan proses perencanaan strategi tahunan mulai dipertanyakan. Para penulis menyarankan peningkatan waktu untuk dialog strategis hingga paling tidak menyamai waktu yang dihabiskan untuk melakukan kegiatan operasional. Rapat selama 2–4 jam setiap minggu atau setiap dua minggu mengenai masalah strategis perlu dilakukan oleh perusahaan. Perhatian terhadap masalah strategi semacam ini memungkinkan untuk (1) menetapkan aspirasi dan arah, (2) mengembangkan proses strategi terperinci yang berkelanjutan, serta (3) mengubah strategi menjadi realitas operasi.

Selengkapnya