Prinsip K2A: Kenali klien Anda

Sumber gambar: Abnormal Marketing

Sejalan dengan prinsip mengenal nasabah (know your customer, KYC) yang diterapkan dalam dunia perbankan, dunia konsultasi pun perlu menerapkan prinsip serupa yang saya sebut K2A, singkatan dari Kenali Klien Anda. Setiap pekerjaan konsultasi pada dasarnya bertujuan untuk memberikan jawaban terhadap masalah yang dihadapi oleh klien. Untuk dapat memberikan jawaban atau solusi yang tepat, pertanyaan atau masalah harus terlebih dulu dipahami dengan baik. Untuk dapat memahami masalah suatu organisasi dengan baik, tentu saja kita harus mengenal dulu organisasi tersebut dan faktor-faktor yang memengaruhinya.

Pengenalan inilah yang mendasari prinsip K2A. Kita harus mengenal organisasi klien kita sebelum dapat memberikan jawaban terhadap masalah mereka. Dalam pelaksanaannya, prinsip K2A perlu dilakukan terhadap beberapa jenis informasi dan melalui beberapa cara.

Jenis informasi yang perlu dikenali antara lain adalah sebagai berikut.

  1. Profil umum organisasi, seperti jenis perusahaan, bidang industri, lingkup usaha, visi dan misi, sejarah, serta komposisi pemegang saham
  2. Struktur organisasi, seperti penjenjangan unit organisasi, pembagian unit utama, serta anak perusahaan
  3. Sasaran dan proses bisnis tiap unit di dalam organisasi

Cara pengumpulan informasi antara lain melalui beberapa sumber sebagai berikut.

  1. Situs web perusahaan
  2. Dokumen publik, seperti laporan tahunan dan prospektus perusahaan
  3. Dokumen internal perusahaan
  4. Wawancara dengan pejabat perusahaan

Pengenalan klien merupakan salah satu kunci untuk keberhasilan pekerjaan konsultasi. Seperti kata pepatah, tak kenal maka tak sayang, kenalilah klien Anda!

Dikirim di APB iKnow

Tinggalkan Balasan