PT (Persero) Tbk

Gambar: Kure, Wikimedia Commons

Seperti layaknya nama orang, nama perusahaan adalah suatu identitas yang seyogianya ditulis secara seragam karena merujuk pada suatu entitas yang unik. Sayangnya, cara penulisan nama resmi perusahaan di Indonesia tampaknya belum seragam dan kerap menimbulkan kebingungan. Bagaimana cara menulis singkatan “perseroan terbatas”, “Persero”, dan singkatan “Terbuka”? Apa rujukannya?

Pasal 8 dalam PP 43/2011 tentang tata cara pengajuan dan pemakaian nama perseroan terbatas mencantumkan:

(1) Pemakaian Nama Perseroan harus didahului dengan frase “Perseroan Terbatas”  atau disingkat “PT”.

(2) Bagi Perseroan Terbuka selain berlaku ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), pada akhir nama Perseroan ditambah singkatan “Tbk”.

(3) Bagi Perseroan Persero selain berlaku ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditambah penulisan kata “Persero”.

Dari peraturan pemerintah ini dapat disimpulkan bahwa singkatan “perseroan terbatas” ditulis “PT”, bukan “PT.”, “P.T.”, atau “P.T”. Ini sejalan dengan penjelasan dan contoh yang tertera dalam bagian “Singkatan dan Akronim” Pedoman EYD:

Singkatan nama resmi lembaga pemerintah dan ketatanegaraan, badan atau organisasi, serta nama dokumen resmi yang terdiri atas gabungan huruf awal kata ditulis dengan huruf kapital dan tidak diikuti dengan tanda titik.

Kata “Persero” ditulis dengan diapit tanda kurung setelah singkatan “PT” dan nama perusahaan. Aturan ini dapat dilihat pada pasal 12 ayat 1.b dalam PP 45/2005 tentang pendirian, pengurusan, pengawasan, dan pembubaran Badan Usaha Milik Negara yang mencantumkan:

Penulisan nama Persero dilakukan sebagai berikut: … dalam hal penulisan nama Persero dilakukan secara singkat, maka kata “(Persero)” dicantumkan setelah singkatan “PT” dan nama perusahaan.

PP 43/2011 menunjukkan bahwa singkatannya adalah “Tbk” tanpa tambahan titik di belakang. Daftar perusahaan tercatat pada situs Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan bahwa pola umum penulisan perusahaan persero terbuka adalah “PT … (Persero) Tbk”. Situs-situs perusahaan tersebut pun umumnya menggunakan pola penulisan yang sama, yaitu singkatan “Tbk” ditulis paling belakang, tanpa tanda koma sebelumnya, dan tanpa tanda titik setelahnya.

Nah, singkatan “Tbk” ini agak membingungkan. Pedoman EYD menyatakan bahwa, “Singkatan kata yang berupa gabungan huruf diikuti dengan tanda titik.” Bila mengikuti Pedoman EYD, singkatan “Tbk” perlu diikuti oleh tanda titik, sama halnya dengan singkatan “No.” (nomor).

Saya pikir sebaiknya kita menuruti kebiasaan umum dan tidak mengikuti ketentuan pemberian titik di belakang singkatan “Tbk” dalam Pedoman EYD. Jadi, contoh penulisan nama yang benar adalah:

  • PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk
  • PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk

Satu komentar pada “PT (Persero) Tbk

  1. Terima kasih Uda untuk tulisan ini. Saya pernah ‘berbusa-busa’ mencoba menerangkan tentang penulisan PT tanpa titik dan Tbk tanpa koma dan titik kepada rekan kerja saya. Salam.

  2. pembuat peraturannya berarti tidak paham EYD. sangat bertolak belakang dengan soal2 snmptn ttg bhs indonesia mengenai penulisan “tbk”, yang seharusnya memakai titik.

  3. Daftar perusahaan tercatat [http://www.idx.co.id/Home/ListedCompanies/CompanyProfile/tabid/89/language/id-ID/Default.aspx] pada situs Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan bahwa pola umum penulisan perusahaan persero terbuka adalah “PT … (Persero) Tbk”.

    Kelihatannya untuk posisi tahun 2014 ini, tren listing di link tersebut agak berbeda dari yang sebelumnya Anda sampaikan. Terlihat mayoritas ada 2 tren penulisan:
    1. Nama Perusahaan (Persero) Tbk -> PT tidak ditulis di depan, Tbk di belakang tanpa titik.
    2. PT Nama Perusahaan (Persero) Tbk. -> PT ditulis di depan, Tbk. di belakang menggunakan titik.

    Saya belum mengetahui alasan perbedaan penulisan Tbk. di atas. Namun memang ada beberapa penulisan yang di luar tren di atas, terutama yang banyak ditemui adalah variasi dari poin (2) di atas:
    2b. “PT Nama Perusahaan Tbk” -> PT ditulis di depan, Tbk di belakang tanpa titik.

    Saya sendiri lebih pro ke penulisan Tbk. menggunakan titik karena lebih sesuai dengan panduan di EYD dalam hal penyingkatan kata tunggal. :D

    • Terima kasih atas info perkembangan terbaru itu. Kesadaran ejaan mungkin (akhirnya) mulai tumbuh :)

  4. apa benar menurut PP nya begitu? mengapa berbeda dengan penulisan nama gelar, dimana dua kata yang disingkat harus diberi titik. sehingga Sarjana Teknik menjadi S.T.
    maka apa tidak seharusnya Perseroan Terbatas menjadi P.T.

    mana yang benar :

    PT BUMI RAYA
    PT. BUMI RAYA
    P.T. BUMI RAYA

    Lalu cara penulisan nama perusahaannya apakah boleh menggunakan huruf kapital semua? atau harus menggunakan huruf besar kecil menjadi ?
    PT Bumi Raya

    mohon diluruskan menggunakan dasar yang kuat.

  5. 1. PP 43/2011 dapat dibaca di sini.
    2. Penulisan singkatan untuk gelar dan nama lembaga memang berbeda aturannya. Silakan baca Pedoman EYD.
    3. Penggunaan huruf kapital semua tidak diatur pada Pedoman EYD.

    Semoga dasar-dasar di atas cukup kuat.

Tinggalkan Balasan ke riandymariskaroefyan Batalkan balasan